Pemerintah Berlakukan Peraturan Gres Untuk Sim C Pada April 2016

 Setelah pemerintah mengumumkan perihal turunnya harga BBM beberapa waktu yang kemudian dan ba Pemerintah Berlakukan Peraturan Baru Untuk  SIM C Pada April 2016

Bintangotomotif.com – Setelah pemerintah mengumumkan perihal turunnya harga BBM beberapa waktu yang kemudian dan baru-baru ini Pemerintah Republik Indonesia beserta Korlantas Polisi Republik Indonesia akan memberlakukan peraturan gres perihal kepemilikan surat izin mengemudi (SIM) C yaitu disesuakan dengan kapasitas mesin motor pemiliknya. Peraturan ini dibentuk dengan fungsi untuk menjaga ketertiban dan juga keselamtan dijalan raya untuk pengendara yang mempunyai SIM C. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Komisaris Besar Pol. DRS Unggul Sedyantoro, Msi selaku Kabid Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Korlantas Polisi Republik Indonesia bila mulai bulan April 2016 akan diberlakukan peraturan gres ini. Dan ketika ini pihaknya sedang melaksanakan persiapan untuk segala proses mulai dari infrastruktur serta prasarana.

SIM C akan dibagi menjadi tiga bab yaitu SIM C untuk pengguna dengan motor bermesin di bawah 250 cc, kemudian SIM C1 bagi pemilik motor berkapasitas mesin antara 250 cc sampai 500 cc dan SIM C2 untuk pemilik motor dengan mesin di atas 500 cc.

Kombes Pol. Drs Unggul Sdyantoro, Msi ini menabahkan bila pengendara sepeda motor yang sudah punya dan lulus SIM C2 maka tidak diwajibkan mempunyai SIM C dan SIM C1. Tapi bila pengendara yang mempunyai SIM C dan mengendarai motor diatas 250 cc akan dikenai tilang. Dengan adanya peraturan gres ini melangsung mendapat respon, salah satunya untuk pecinta motor MoGe yang justru sangat baiklah dengan adanya peraturan gres ini lantaran akan sangat efektif untuk mengurangi kecelakaan dijalan raya. Karena yang belum ahir mengendarai MoGe ini tidak diperbolehkan untuk mempunyai SIM C1 atau SIM C2.

Dengan pemilik Moge yang rata-rata yakni masyarakat menengah keatas lantaran motor-motor yang mempunyai kapasitas yang besar ini tidak murah harganya. Tentu saja ini bukan pekerjaan yang ringan untuk para Korlantas lantaran harus lebih banyak menunjukkan sosialisasi untuk masyarakat perihal peraturan gres ini.

Motor yang mempunyai kapasitas yang besar di Indonesia sudah bukan hal yang gres lagi lantaran ketika ini berbagai pengguna Moge yang tidak hanya berasal dari golongan masyarakat umum saja namun juga ada yang dari kalangan artis dan para pesohor tanah air. Jadi, sosialisasi ini juga harus maksimal Seperti yang dilansir di laman KompasOtomotif, Jumat (18/12/2015), Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) menjelaskan bila dalam jangka pendek memang akan menyebabkan kebingunagn ditenga masyarakat tapi seiring dengan jalannya waktu, hukum gres ini dapat menentukan kompetensi masing-masing untuk pengendara dengan kapasitas mesin kendaraannya.

Menurut Edo, pengelompokan SIM C sudah pernah dicuatkan pada 2012, tetapi tidak tersosialisasi dengan baik. Oleh lantaran itu, ia menyarankan sosialisasi buat hukum gres mesti dilakukan dengan gencar dan sempurna sasaran.

�Substansi sosialisasi terkait kepada apa alasan pembedaan SIM C berbasis kapasitas silinder,� ujar Edo

Jadi peraturan gres ini padapembagian jenis SIM C ini harus dapat maksimal dan peraturan gres ini juga diperlukan dapat mengurangi angka kecelakaan pada pengendara khususnya pengendara sepeda motor.

Tags:

About: admin